Cara Riset Keyword Sederhana Ala-ala

Riset keyword ini menurut saya penting Ga penting sih.

Ga Penting, karena emang ga harus semua postingan harus di risetin keyword nya.

Penting, karena emang saya tuh praktisi SEO abal-abal yang males nyari backlink.

Rasanya Malesss banget klo udah harus nyari backlink.

Klo manual pasti pegel2 tangan dan lamaaaaa …. banget, apalagi kalo koneksi internet lemot.

Klo pake software udah pasti boros banget sama tek tek bengek nya, macam captcha, VPS RD dan private proxy nya. Buat giniannya aja bisa lebih dari $50 usd per bulan.

Uunch … Mahal.

Jadi buat saya pribadi, lebih baik berjuang di riset keyword nya.

Sebisa mungkin cari kata kunci yang pencari nya banyak, saingannya engga ada. Hehe . . . . .

Dengan riset keyword yang mantep, blog kita akan melenggang dengan mudah ke halaman pertama google tanpa perlu dikasih backlink. Tentunya dengan catatan kontennya menggunakan konten juara.

Riset keyword jelas bukan pekerjaan yang gampang.

Ada banyak parameter yang perlu disandingkan agar suatu keyword bisa disebut sebagai keyword juara.

Diantaranya jumlah pencarian per bulan, penentuan jenis keyword (apakah keyword tsb termasuk kw informasi atau buying keyword), serta bagaimana tingkat persaingan kw trsebut (mempertimbangkan banyak aspek spt : domain/page authority, Trust Flow, Moz score, dll)

Selain yang diatas tadi, kayaknya sih masih banyak parameter-parameter lainnya dalam riset keyword.

Pokoknya riset keyword itu Ribet deh, Hmm . . . .

Tapi tenang gengs, saya mah orangnya ENGGA SUKA yang ribet-ribet.

Kalau mau yang ribet-ribet silahkan berkunjung ke blog moz atau blog siapa aja deh, terserah.

Saya mah bagian yang cetek-cetek aja, . . . .

Pada kesempatan ini saya mau sharing metode riset keyword yang selama ini saya gunakan untuk postingan-postingan blog saya.

Metodenya sederhana banget.

Saking sederhana nya, cara riset keyword yg saya gunakan ini bisa dilakukan kurang dari 5 (lima) detik.

Inshaalloh anda sekali baca aja langsung bisa praktek.

Bahkan riset keyword ini BISA anda lakukan dengan Hanya menggunakan smartphone Mito anda.

Udah siap dengan cara riset keyword sederhana ala KelasHemat.com ?

cekidot.

1. Ketik Keyword nya di Google Search

Yapp, anda hanya perlu mengetikkan keyword yang anda mau di google search. Lalu lihat hasilnya :

Apakah keyword tersebut ADA di google suggestion atau TIDAK ADA.

Contoh keyword yang ADA di Google suggestion seperti ini :

Kalau contoh keyword yang TIDAK ADA di Google suggestion seperti dibawah ini :

Nah, bisa lihat kan perbedaannya.

Pada gambar pertama saya mau ngetik ” agar semangat menulis

Ternyata baru aja saya ngetik ” agar semangat menu ” lalu dibawahnya sudah ditampilkan suggestion nya, ” agar semangat menulis “.

Berarti Keyword ” agar semangat menulis ” udah SIPP.

Pada gambar kedua, saya mau ngetik ” tips semangat ngeblog “.

Walaupun seluruh kata dan huruf sudah saya ketikan dengan sempurna, tapi google tidak menampilkan suggestion nya. Yang ditampilkan justru keyword lain seperti “ngeblogin” dan “ngeblogi”.

Nah berarti keyword ” tips semangat ngeblog ” TIDAK SIPP. Mendingan cari keyword lain.

Kalau Saya Emang Beneran Pengen Nulis Tips Agar Semangat Ngeblog, Masa Harus pake Keyword “Jual Jelly Gamat” ?

Engga gitu,

Kalau keyword utama ga ada di google suggestion, berarti kamu harus cari keyword lain yang berbeda tapi masih ada hubungannya sama IDE / tema artikel/tulisan/postingan kamu.

Karena keyword ” agar semangat ngeblog ” tidak ada di google suggestion, maka kamu harus mencari keyword lain yang masih ada hubungannya dengan tips semangat ngeblog.

Contohnya : Ngeblog itu sangat berkaitan erat dengan kegiatan menulis, jadi kamu bisa ” goyang ” keywordnya dari “tips semangat ngeblog” menjadi ” tips agar semangat menulis”.

Coba sekarang cek di google, apakah google menampilkan suggestion nya ?

Ternyata ADA.

Berarti keyword ” tips agar semangat menulis ” <== VALID.

Sesederhana itu dan semudah itu.

Nah setelah mendapatkan keywordnya, lalu kita maju ke langkah berikutnya

2. Tulis Artikelnya

Kalau keywordnya udah dapet, trus mau apalagi ?

Anda tinggal tulis artikelnya. Β πŸ˜›

He he he . . . . .

YAPP, Tehnik riset keyword sederhana ala KelasHemat.com sebenernya udah selesai.

Setelah anda mendapati keyword anda ditampilkan di google suggestion, berarti keyword tersebut sudah layak untuk dibuatkan artikelnya.

masa segitu doang ?

Iyaa beneran cuma segitu aja.

Jadi yang saya maksud dengan tehnik riset keyword sederhana itu yaa seperti tadi.

Kurang dari 5 detik anda sudah tau apakah keyword tersebut layak atau tidak untuk diteruskan ke produksi (artikel).

Waktu dulu kopdar di karawang, saya pernah dapet wejangan dari salahsatu mastah, katanya keyword yang ditampilkan di google suggestion itu sudah pernah diketik oleh minimal 1000 pencarian google sepanjang masa.

Awalnya saya ragu apakah pendapat ini bener atau salah. Akhirnya saya percaya pendapat ini bener, setelah uji laboratorium di IPB dan ITB mencobanya nya sendiri.

Walaupun di keyword planner tidak ada data searches per bulannya, alias nol. Bukan berarti keyword tersebut tidak ada pencarinya tiap bulannya. Ada aja orang yang mengetikkan keyword tsb di google, walaupun sedikit sekali.

Klo gitu sih namanya riset keyword asal-asalan, kita jadi engga tau seberapa kuat kompetitor dan seberapa banyak searches keyword tsb per bulannya.

Emang bener,

Kalo pake cara riset ini, anda engga mungkin tau kualitas kompetitor anda, ataupun berapa banyak pencariannya di kw planner.

Engga setiap waktu cara riset keyword sederhana ini dilakukan, hanya waktu2 tertentu saja.

Jadi, Kapan Tehnik Riset Keyword Sederhana Ini Digunakan ?

Kapan aja sih Bebas. Mau setiap hari juga boleh.

Kalau saya pribadi pake tehnik riset ini kalau mau buat postingan pendukung.

Postingan pendukung adalah postingan yang dibuat untuk mendukung postingan utama.

Contohnya, postingan utama anda judulnya ” Cara Memutihkan Badan dengan Alami

Tulisan anda nanti akan bercerita tentang buah bengkuang, jeruk nipis, dan madu, sebagai metode-metode untuk memutihkan badan secara alami.

Nah, dari tulisan itu anda bisa membuat postingan pendukung.

Postingan pendukungnya antara lain :

1. Delapan Manfaat Menakjubkan Buah Jeruk Nipis.
2. Cara Membedakan Madu Asli dengan Madu Olahan.
3. Lima Makanan Sehat Hasil Olahan Bengkuang.

Nanti antara postingan pendukung dan postingan utama saling ngelink.

Efeknya BESAR BANGET.

Terutama Bounce Rate nya akan lebih ramping. Pengunjun akan lebih betah berlama-lama di blog anda.

Karena ketika pengunjung membaca satu artikel, mereka akan menemukan tautan yang berhubungan dengan artikel pertama.

Enaknya cara riset keyword ini lebih simple dan tidak memakan waktu yang lama jadi kita bisa fokus ke keyword utama (postingan utama).

Dulu banget saya kalau mau buat postingan pendukung, juga pake cara riset keyword yang sama dengan riset keyword untuk postingan utama.

Akhirnya tenaga, pikiran dan semangat banyak terkuras saat riset keyword, sehingga pas mau buat artikel udah lemess.

Sekian tehnik riset keyword sederhana ala KelasHemat.Com semoga bisa bermanfaat dan langsung praktek.

Comments

  1. saya masih memakai blog sebagai media curcol sih πŸ™‚

    • Abi Nugraha says:

      Saya juga sih mba, tapi curhat saya bukan di blog ini.

      Klo blog ini mah yaaa agak2 serius lah, karena niatnya emang beda

  2. penjabaran yang bagus mas. menurut hemat saya, memang kadang tidak semua blogger memahami trik seperti ini. jadi kebanyakan hanya nulis lalu mempublikasikan nya. kadang juga sudah tahu tapi malas untuk menerapkannya.

    • Abi Nugraha says:

      Betul tuh Ndi, Saya juga engga selalu kalau buat postingan pake riset keyword. kadang saya nulis bebas aja.

  3. Mantabb… sederhana banget tapi memberikan insigth yang lain untuk pencarian keyword πŸ™‚

Speak Your Mind

*