Tantangan Menjadi Blogger Sukses

Postingan ini akan menjawab pertanyaan kenapa anda hingga hari ini belum juga menjadi blogger sukses. Belum menjadi Blogger yang gajian setiap bulan dari Google Adsense. Atau blogger yang belum sepeserpun mendapat komisi dari affiliate marketing.

Baca Juga : 10 Cara Mendapatkan Uang dari Blog

Padahal anda sudah punya blog dengan desain yang aduhai, sudah pasang iklan adsense, sudah isi konten yang banyak, tapi kenapa blog anda visitornya masih jauh dari harapan ?

Baca Juga : Cara Mengetahui Theme Blog Lain

Beberapa hari ini saya merenung dan mencoba menapaktilasi perjalanan blogging saya dan akhirnya saya berkesimpulan bahwa alasan mengapa seorang blogger belum juga meraih sukses adalah karena si empunya blognya GAMPANG MENYERAH. Tidak punya daya resiliensi yang cukup.

Ternyata ada beberapa faktor eksternal yang membuat anda gampang menyerah untuk menjadi blogger yang sukses. Mari kita bahas satu per satu:

TIDAK ADA BOS

Anda pernah kerja sama orang lain, kerja kantoran atau kerja di pabrik gitu ? — ” Beluumm… ” — Tapi sekolah atau kuliah pernah dong ?

Dulu waktu sekolah atau kuliah kita pasti sering banget dikerjar-kejar sama deadline tugas atau pekerjaan rumah. Dari SD hingga kuliah buat saya pribadi PR atau tugas itu paling bikin saya engga enak.

Engga enak segalanya, klo tugas belum kelar itu engga enak buat makan, engga enak buat tidur, klo mau main juga engga tenang. Dan yang paling engga enak itu harus sekolah atau kuliah pagi, tapi tugas belum dikerjain.

Bagusnya sih tugas itu dikerjakannya mencicil, dan dikerjakannya jauh sebelum deadline. Biar kita nyatai-nyantai pas hari pengumpulan tugasnya.

NAH, NAH, NAH, . . . . .

Pernah ga sih kalian mikir, kenapa dulu klo ada PR atau Tugas segimana sulit, dan mepet waktunya tetep bisa dikerjakan selesai tepat waktu ?

Tepat Sekali, kerena dulu itu kita takut sama guru, karena klo tidak mengerjakan PR kita akan dihukum, dan juga nilai rapot kita akan jelek.

Begitupun di pekerjaan. Kita akan mengerjakan tugas dengan baik, bahkan terkadang melebihi standar yang ditetapkan. Kenapa sih kita bisa sebegitu gigih di pekerjaan tapi tidak dengan pekerjaan kita sebagai blogger ?

Karena di pekerjaan kita DIAWASI oleh Boss. Berbeda dengan saat anda melakukan aktivitas blogging, Anda tidak diawasi siapapun.

Saya ngebayanginnya gimana kalo kerjaan kita sebagai blogger ini juga diawasi, dan dikasih deadline. Misalnya setiap senin, setiap satu jam kita ditargetkan menyelesaikan artikel sebanyak 200 kata. Continously.

Trus ada satu orang yang akan menghukum kita kalo kita tidak bisa mencapai target atau tidak bisa menyelesaikan tugas tepat waktu. Hmm . . . Saya jamin produktifitas kita sebagai blogger akan melesat.

Tapi kan susah nyari orang yang mau ngawasin kita melaksanakan tugas-tugas sebagai blogger. Kalo pun ada tentu harus dibayar. Padahal kita sama sekali belum punya penghasilan dari blog.

Intinya sih seperti itu. Kita cenderung untuk bekerja lebih giat kalo diawasi oleh Bos, dihukum klo salah, dan diberi reward klo berhasil. Tapi kan kerjaan kita sebagai blogger emang tidak diawasi seperti itu. Hmm . . . . Itu artinya yang harus jadi pengawasnya adalah kita sendiri.

Jadi ketika anda lagi males nulis atau engga ada ide, bayangkan di pikiran anda bahwa akan ada dosen atau guru yang akan memarahi jika tulisan di blog anda tidak juga bertambah hingga esok pagi jam 08.00. Bayangkan betapa anda akan repot jika anda mengerjakannya dekat-dekat deadline.

Dengan begitu anda akan langsung loncat ke depan laptop. Minimal untuk mencicil artikel anda, 200-300 kata agar anda tidak terlalu repot saat “TUGAS” harus dikumpulkan besok pagi.

MODALNYA KECIL

Alasan kedua kenapa Anda belum juga menjadi blogger sukses adalah karena modal untuk menjadi blogger itu relatif kecil. Bahkan bisa Gratis. Menjadi blogger itu pekerjaan yang paling gampang. Semua orang yang punya akses internet bisa langsung beralih profesi menjadi blogger.

Saya bisa katakan menjadi blogger itu gratis, karena biasanya anda memang setiap bulan berlangganan kuota internet untuk facebook dan instagram. Nah blogger itu bisa dibilang “Numpang Kuota”. Jadi anda memang tidak secara khusus membeli kuota untuk ngeblog, melainkan anda hanya numpang ngeblog di kuota facebook dan instagram bulanan anda.

Ngeblog juga saat ini engga terlalu membutuhkan PC atau laptop. Anda juga lagi-lagi bisa “Numpang” ngeblog di Smartphone yang biasa anda gunakan untuk FBan dan Instagraman.

Karena biasanya HP yang digunakan untuk FBan atau IGan minimal sudah OS android. Tentu di OS android sudah ada PlayStore. Nah di PlayStore itu udah banyak aplikasi yang bisa kita gunakan untuk ngeblog. Ada aplikasi ngeblog untuk wordpress, blogspot, tumblr dan banyak apps lainnya.

Sebagai perbandingan, baru-baru ini saya baru aja membuka sebuah bisnis offline, tepatnya Jualan Pulsa. Saya memilih jualan pulsa karena rumah saya setiap hari dilewati hampir 500 siswa-siswi SMK.

Saya memilih jualan pulsa karena sebelumnya saya memang sudah mencoba peruntungan berjualan pulsa online di PulsaHalal.com, jadi ceritanya saya mau ekspansi usaha. Yang kedua memanfaatkan lokasi rumah yang setiap hari dilewati hampir 500 siswa.

Pulsa menurut saya saat ini merupakan komoditas utama masyarakat Indonesia. Saat ini orang Indonesia selain butuh makan, mereka juga Butuh Pulsa dan Kuota Internet. Jadi buka lapak jualan pulsa di depan rumah menurut saya merupakan langkah yang tepat.

Tak tanggung-tanggung saya menggelontorkan uang kurang lebih 3 juta rupiah untuk memulai usaha ini. Satu juta digunakan untuk membeli stand banner, dan spanduk. Dan dua jutanya digunakan untuk deposit pulsa.

Tetapi bisnis tidak sesuai dengan perkiraan saya. Alih-alih laku bak kacang goreng seperti sudah dibayangkan sebelumnya, paling yang beli setiap hari hanya ada 3-5 orang saja. Itupun 80% yang belinya keluarga dan tetangga.

Apakah saya menyerah ? Tentu tidak. Uang tiga juta rupiah buat saya bukan uang kecil, butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa menabung uang sebanyak itu. Jadi saya terus berjualan pulsa, hanya saja strategi marketingnya saya ubah. Yang tadinya memperbanyak pelanggan yang mau beli pulsa, sekarang menjadi memperbanyak agen yang mau jualan pulsa.

Coba jika untuk membuat satu buah blog, anda harus menggelontorkan uang 3 juta rupiah. Tentu Anda akan sungguh2 mengurus blognya. Setidaknya anda akan lebih serius menggarap blog anda dibandingkan dengan ngeblog hanya bermodal domain dan hosting gratis.

Karena minim modal inilah jadi semua orang bisa menjadi blogger. Namun karena kemudahan ini juga menjadikan pelakunya sangat mudah untuk resign dari pekerjaan sebagai blogger. Udah 3 bulan ngeblog, nulis setiap hari tapi ga ada hasil, ehhh . . . langsung nyerah.

 * * *

That’s all, . . . That’s all, . . . .

Itulah dua tantangan besar yang menghalangi anda untuk sukses sebagai blogger. Coba saja anda setiap hari diawasi oleh bos anda untuk posting artikel setiap hari, dan komentar di blog sahabat 20 komentar setiap hari, mungkin anda akan lebih cepat untuk menggapai sukses.

Atau jika anda harus mengeluarkan 10 juta rupiah hanya untuk membuat satu buah blog. Uang itupun hasil jeri payah anda menabung selama bertahun-tahun, mungkin anda akan lebih berdedikasi kepada blog anda dibandingkan anda membuat di blogspot atau wordpress.com.

Comments

  1. menjadi seorang blogger sejati, kita bisa hidup secara bebas tanpa ada atasan yang mengatur, kita mau ngapai aja, kapan aja bisa. dengan mudah tanpa ada aturan.

  2. Nice sharing,
    Kalau boleh tambah, kedua tantangan tersebut bisa di “take over” oleh passion atau gairah untuk selalu menulis.
    Walaupun tanpa modal dan modal kecil, ngeblog akan tetap mengasyikan.

    http://aksi2manajemen.com

Speak Your Mind

*